Bangka Barat, Penababel.web.id - Polres Bangka Barat menegaskan fokus pada kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui langkah pemetaan titik rawan serta sumber daya pendukung di wilayah hukumnya.Minggu (19/4 /2026)
Kapolres Bangka Barat Pradana Aditya Nugraha mengatakan, pendekatan yang dilakukan tidak hanya bersifat penanganan, tetapi lebih diarahkan pada upaya antisipatif dan terukur.
“Kesiapsiagaan menjadi kunci utama. Kami tidak hanya memantau titik api, tetapi juga memastikan ketersediaan sumber air sebagai bagian dari langkah penanganan cepat,” ujarnya.
Polres Bangka Barat mencatat puluhan titik karhutla yang tersebar di sejumlah kecamatan, yang kemudian dijadikan dasar dalam menentukan prioritas patroli dan pengawasan di lapangan.
Selain itu, sebanyak 113 titik sumber air telah dipetakan untuk mendukung efektivitas penanggulangan apabila terjadi kebakaran.
Langkah ini dinilai penting guna mempercepat respons serta meminimalkan dampak yang ditimbulkan.
Dalam konteks tersebut, kesiapsiagaan yang dibangun mencerminkan sinergi antara pemantauan wilayah, kesiapan sarana pendukung, serta keterlibatan masyarakat dalam pencegahan.
Polres Bangka Barat juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran.
Dengan pendekatan tersebut, Polres Bangka Barat menegaskan komitmennya dalam memperkuat langkah preventif dan kesiapan menghadapi potensi karhutla, khususnya di tengah meningkatnya risiko kebakaran akibat kondisi cuaca.

