Iklan
SCROLL TO CONTINUE
Mode Gelap
Breaking News Memuat berita...
Iklan

Sambut Kunjungan Wisata, Ketua DPRD Belitung Tegaskan Pembangunan Terminal Bandara Jadi Bagian Persiapan

 

Belitung, penababel.web.id - Ketua DPRD Kabupaten Belitung, Vina Crystin Ferani, menegaskan pembangunan terminal baru bandara menjadi bagian dari persiapan daerah dalam menyambut peningkatan kunjungan wisatawan ke Belitung. 

Menurut dia, pemerintah daerah bersama DPRD terus membangun komunikasi dengan pihak pengelola bandara agar pengembangan fasilitas dapat mendukung sektor pariwisata secara maksimal.

Vina mengatakan, keberadaan terminal baru diyakini akan memberi dampak positif terhadap peningkatan jumlah wisatawan yang datang ke Belitung, termasuk mendukung konektivitas penerbangan internasional.

“Apapun itu, komunikasi tetap kita bangun dengan Angkasa Pura. Dari pemerintah daerah dan DPRD juga mendukung supaya dengan adanya terminal baru ini pasti akan mendukung tingkat kunjungan,” ujar Vina dalam pertemuan Rudianto Tjen menyapa para jurnalis di Kongdjie Coffee, Tanjungpandan, Kamis (7/5/2026).

Ia menilai pembangunan fasilitas bandara tidak harus menunggu lonjakan wisatawan terlebih dahulu. Menurut dia, kesiapan infrastruktur justru perlu dilakukan lebih awal agar daerah siap menyambut tamu yang datang.

“Jangan sampai kita menunggu kunjungan datang baru kita bangun terminal. Nanti orang kecewa karena fasilitasnya belum siap. Jadi sebelum kunjungan ramai, kita sudah siap dulu menyambut mereka,” katanya.

Vina mengibaratkan pembangunan terminal baru sebagai bentuk persiapan sebelum menerima tamu. “Kita ini seperti berias dulu sebelum menjemput tamu,” ucapnya.

Selain infrastruktur, ia berharap konsep terminal baru nantinya juga menampilkan identitas khas Belitung melalui ornamen budaya dan kekayaan lokal. 

Menurut dia, unsur rumah adat, ukiran kayu, hingga simbol flora dan fauna daerah dapat dihadirkan di area terminal.

“Ornamen yang mencerminkan Belitung bisa ditampilkan, seperti ukiran kayu, simpor, keremunting, sampai tarsius yang merupakan hewan khas Belitung,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Vina juga menanggapi persoalan penataan kawasan wisata Pantai Tanjung Tinggi yang dinilai masih menjadi keluhan pelaku usaha wisata.

Menurut dia, penyelesaian persoalan di kawasan tersebut memerlukan komunikasi dan kerja sama antara pemerintah daerah dengan pemilik lahan karena area itu bukan sepenuhnya milik pemerintah.

“Ini perlu duduk bersama antara pemilik lahan dengan pemerintah daerah untuk mencari skema kerja sama yang baik dan saling menguntungkan,” katanya.

Vina optimistis seluruh pihak memiliki kepentingan yang sama untuk memajukan sektor pariwisata Belitung. 

Sebab, peningkatan pariwisata diyakini akan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat maupun pemilik lahan di kawasan wisata tersebut.

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak

Iklan