Tanjungpandan, Penababel.web.id – Warga sekitar mengeluhkan antrean kendaraan yang terjadi di SPBU Perawas 24.334.160 di Jalan Jenderal Sudirman, Tanjungpandan, Belitung. Antrean yang kerap mengular hingga ke badan jalan dinilai semakin meresahkan karena mengganggu arus lalu lintas dan diduga menjadi salah satu penyebab terjadinya kecelakaan di sekitar lokasi.
Seorang warga setempat berinisial RO mengatakan kondisi antrean panjang di SPBU tersebut sudah berlangsung cukup lama dan sering menimbulkan penumpukan kendaraan, terutama pada jam-jam tertentu.
Menurutnya, kendaraan yang mengantre untuk mengisi bahan bakar kerap memakan sebagian badan jalan sehingga mengganggu pengguna jalan lainnya yang melintas di kawasan tersebut.
"Antreannya sering panjang sampai keluar area SPBU. Akibatnya lajur lalu lintas terganggu dan kendaraan yang lewat harus mengurangi kecepatan atau bergantian melintas," ujar RO, Selasa (2/6/2026).
RO menuturkan, kondisi tersebut tidak hanya menyebabkan kemacetan, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Dalam beberapa waktu terakhir, kata dia, sedikitnya telah terjadi lima kali kecelakaan di sekitar area antrean kendaraan tersebut.
"Baru-baru ini saja sudah lima kali terjadi kecelakaan. Yang terakhir terjadi Senin sore kemarin, sebelumnya juga ada kecelakaan pada hari Minggu," katanya.
Ia menduga padatnya kendaraan yang mengantre hingga ke badan jalan menjadi salah satu faktor yang memicu terjadinya kecelakaan. Pengendara yang tidak menyadari adanya antrean panjang di depan mereka sering kali harus melakukan pengereman mendadak atau bermanuver untuk menghindari kendaraan yang berhenti.
Selain persoalan keselamatan, RO juga mengungkapkan banyak warga yang datang untuk membeli bahan bakar justru tidak kebagian karena tingginya jumlah kendaraan yang mengantre.
"Sering juga warga yang memang mau mengisi BBM tidak kebagian karena antrean terlalu panjang. Ini tentu membuat masyarakat kesulitan," ujarnya.
Warga berharap pihak pengelola SPBU bersama instansi terkait dapat segera mencari solusi untuk mengatasi penumpukan antrean tersebut. Mereka meminta adanya pengaturan yang lebih baik agar antrean kendaraan tidak sampai meluber ke badan jalan dan mengganggu lalu lintas.
Menurut RO, langkah penanganan perlu segera dilakukan mengingat kondisi tersebut tidak hanya mengganggu kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat yang melintas di kawasan Jalan Jenderal Sudirman.
"Kami berharap ada solusi secepatnya sebelum terjadi kecelakaan yang lebih parah. Jangan sampai antrean yang terus menumpuk ini menimbulkan korban yang lebih banyak," pungkasnya.
