Iklan
SCROLL TO CONTINUE
Mode Gelap
Breaking News Memuat berita...
Iklan

Bau Busuk Limbah di Pasar Hatta Belitung Kembali Meluap, Warga Minta Pemkab Bergerak Cepat

Belitung, Penababel.web.id – Saluran drainase atau got yang menjadi aliran pembuangan limbah ikan di kawasan Pasar Hatta (Pasar Pagi) Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, kembali meluap pada siang hari. Meski tidak turun hujan, air bercampur limbah tersebut keluar dari saluran dan menggenangi sebagian ruas Jalan Gajah Mada, disertai aroma busuk yang menyengat.

Kondisi tersebut dikeluhkan warga dan pengguna jalan karena dinilai mengganggu kenyamanan, merusak kebersihan lingkungan, serta berpotensi menimbulkan dampak terhadap kesehatan masyarakat.

Keluhan disampaikan Desi, warga Jalan Gajah Mada, Kelurahan Pangkal Lalang, Tanjungpandan. Menurutnya, luapan air dari saluran pembuangan limbah ikan bukan kali pertama terjadi.

"Baunya sangat menyengat, amis seperti limbah ikan. Kami berharap pemerintah daerah melalui OPD terkait segera turun langsung meninjau kondisi got di pusat Pasar Hatta ini," ujar Desi.

Ia mengatakan, air yang meluap dari saluran drainase bahkan sempat menggenangi sebagian badan Jalan Gajah Mada sehingga mengejutkan sejumlah pengendara yang melintas.

Menurutnya, persoalan tersebut tidak boleh dianggap sepele. Selain mengganggu aktivitas masyarakat, kondisi itu juga berpotensi mencemari lingkungan apabila dibiarkan berlangsung dalam waktu lama.

"Kalau terus seperti ini tentu sangat mengganggu. Apalagi lokasi ini merupakan kawasan pusat perdagangan yang setiap hari ramai dikunjungi masyarakat," katanya.

Senada dengan itu, mantan Anggota DPRD Kabupaten Belitung, Syukri Gumay, yang juga berdomisili di sekitar lokasi, meminta Pemerintah Kabupaten Belitung tidak menunggu keluhan masyarakat berulang kali sebelum mengambil tindakan.

Menurut Gumay, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) seharusnya lebih proaktif melakukan pemantauan terhadap kondisi fasilitas umum, terutama di kawasan pasar yang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

"Pemerintah jangan hanya menunggu laporan warga. Seharusnya OPD terkait memiliki sistem pengawasan yang aktif sehingga persoalan seperti ini bisa segera diketahui dan ditangani sebelum menimbulkan dampak yang lebih besar," ujarnya.

Ia menilai persoalan tersebut memang terlihat sederhana, namun dampaknya langsung dirasakan masyarakat setiap hari.

"Bagi sebagian orang mungkin dianggap masalah kecil, tetapi bagi warga sekitar, bau limbah yang menyengat ini sangat mengganggu kenyamanan bahkan berpotensi memengaruhi kesehatan masyarakat," katanya.

Gumay juga menyoroti lokasi saluran tersebut yang berada di kawasan strategis, tidak jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Belitung.

"Jalan Gajah Mada dan Pasar Hatta merupakan kawasan yang sangat dekat dengan Kantor Bupati maupun rumah dinas kepala daerah. Seharusnya kondisi seperti ini dapat dengan cepat diketahui dan segera ditindaklanjuti," ujarnya.

Menurutnya, di era digital saat ini pemerintah juga perlu lebih responsif terhadap berbagai informasi yang berkembang di media massa maupun media sosial.

"Keluhan masyarakat sekarang banyak disampaikan melalui pemberitaan media online, grup WhatsApp maupun Facebook. Jangan sampai pemerintah terkesan hanya bekerja berdasarkan laporan administrasi semata, sementara aspirasi yang sudah terbuka di ruang publik justru tidak segera direspons," katanya.

Ia menambahkan, kecepatan pemerintah dalam menangani persoalan-persoalan sederhana justru menjadi salah satu indikator kualitas pelayanan publik.

"Profesionalisme pemerintahan tidak hanya diukur dari keberhasilan menjalankan program besar, tetapi juga dari kecepatan merespons persoalan kecil yang langsung dirasakan masyarakat. Jika dibiarkan berlarut-larut, masalah ini dapat memengaruhi tingkat kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintah daerah," tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari Dinas Lingkungan Hidup maupun Dinas PUPR Kabupaten Belitung terkait penyebab meluapnya saluran pembuangan limbah ikan di kawasan Pasar Hatta tersebut serta langkah penanganan yang akan dilakukan. (Penababel.web.id/Melky)

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak

Iklan