Belitung, penababel.web.id — Antusiasme tinggi mewarnai persiapan gelaran perdana Turnamen D’Nyulo C.O.B. yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 23 Juli 2026, di Gusong Gede, Desa Pegantungan. Sebanyak 30 peserta dari berbagai komunitas telah mengonfirmasi keikutsertaan mereka untuk memeriahkan ajang tersebut.
Ketua Panitia Pelaksana, Junaidi yang akrab disapa Juned menyampaikan bahwa edisi perdana ini dikemas sebagai ajang silaturahmi sekaligus wadah untuk melestarikan tradisi lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.
"Alhamdulillah, respons peserta sangat luar biasa. Sebanyak 30 peserta sudah dipastikan mendaftar. Kami berharap turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antarpeserta," ujar Juned saat ditemui awak media di Sekretariat Komunitas Nyulo Belitung (KNB) Tanjungpandan, Selasa (21/7/2026).
Mengusung konsep sportivitas dan kekeluargaan, panitia telah menyiapkan total hadiah senilai jutaan rupiah untuk juara 1, 2, dan 3. Tak hanya itu, panitia juga menyediakan jackpot khusus bagi peserta yang berhasil menangkap Udang Kelunyu terbesar.
"Harapan kami, tradisi "nyulo" ini dapat terus terjaga. Mudah-mudahan kegiatan serupa bisa menjadi agenda rutin tahunan," tambah Juned.
Melihat tingginya kepesertaan yang terkonfirmasi, pihak panitia optimistis turnamen akan berlangsung meriah dan sukses.
Semangat serupa ditunjukkan oleh para peserta. Maman, salah seorang peserta yang ditemui secara terpisah, mengaku siap mengerahkan kemampuan terbaiknya.
"Saya sudah lama menunggu momen ini. Inilah saatnya untuk membuktikan kemampuan. Saya siap mengeluarkan 'tanggok' terbaik," tutur Maman antusias.
Nyulo merupakan tradisi menangkap udang pada malam hari saat air laut surut yang lazim dilakukan oleh masyarakat pesisir di Pulau Belitung, Bangka Belitung. Berbekal senter kepala dan alat tangkap tradisional seperti tangguk, warga menyusuri perairan dangkal untuk memburu pantulan cahaya dari mata udang yang berkilau dalam gelap. (Red# Bil)
