Iklan
SCROLL TO CONTINUE
Mode Gelap
Breaking News Memuat berita...
Iklan

Diduga Tangki Modifikasi : Motor Vario Terbakar Hebat di SPBU Selindung Pangkalpinang, Pengawas SPBU Tewas

PANGKALPINANG, Penababel.web.id — Sebuah insiden kebakaran mengerikan terjadi di area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Selindung, Kota Pangkalpinang, pada Sabtu (22/8/2026). Satu unit sepeda motor Honda Vario terbakar hebat, dan kejadian itu berujung pada kematian seorang pengawas SPBU. Peristiwa ini menjadi viral di media sosial TikTok dan WhatsApp, memicu keprihatinan serta pertanyaan luas dari masyarakat.

Kronologi Singkat: Motor Baru Isi BBM Langsung Terbakar

Dari informasi yang dihimpun, kobaran api muncul beberapa saat setelah motor tersebut selesai mengisi BBM jenis Pertalite. Sejumlah saksi di lokasi menyebut kendaraan tersebut diduga menggunakan tangki bahan bakar yang telah dimodifikasi untuk menampung BBM bersubsidi dalam jumlah lebih besar dari kapasitas standar.

"Motor Vario terbakar, diduga karena ngerit pakai tangki modif. Pas dihidupkan langsung keluar kobaran api," ujar seorang saksi mata yang berada di lokasi saat kejadian.

Foto-foto yang beredar memperlihatkan kondisi motor hangus hingga tinggal rangka besi. Bagian depan sebuah mobil yang terparkir di dekat lokasi juga tampak rusak akibat paparan panas yang ekstrem.

Peristiwa itu merenggut nyawa seorang pengawas SPBU yang berusaha membantu memadamkan api atau mengevakuasi kendaraan tersebut. Identitas korban belum dirilis secara resmi.

Dugaan Modifikasi Tangki & Pelanggaran SOP Jadi Sorotan

Praktik penggunaan tangki modifikasi untuk mengangkut BBM bersubsidi dalam jumlah berlebih bukan persoalan baru di masyarakat. Modifikasi sistem bahan bakar dan kelistrikan yang tidak sesuai standar pabrik diketahui memiliki risiko tinggi memicu percikan api terutama di area SPBU yang penuh dengan uap bahan bakar yang mudah terbakar.

Namun perlu ditegaskan: dugaan penggunaan tangki modifikasi maupun dugaan pelanggaran SOP masih dalam proses verifikasi. Belum ada pernyataan resmi yang menyimpulkan penyebab pasti kebakaran maupun pihak yang bertanggung jawab.

Belum Ada Konfirmasi Resmi, Penyelidikan Masih Berjalan

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi resmi dari manajemen SPBU Selindung, PT Pertamina (Persero), serta kepolisian terkait kronologi lengkap kejadian, penerapan prosedur operasional standar di lokasi, dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).

Pihak berwenang diminta segera mengumumkan hasil penyelidikan guna memberikan kejelasan kepada publik sekaligus mencegah kesalahpahaman yang berkembang di media sosial.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keselamatan di area SPBU adalah tanggung jawab bersama, baik pengelola maupun konsumen. Masyarakat diimbau tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menunggu keterangan resmi dari aparat penegak hukum serta instansi terkait.

Sesuai Kode Etik Jurnalistik dan UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga terdapat fakta hukum yang berkekuatan tetap.

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak

Iklan