Tanjumg Pandan, Penababel.web.id — Ketua DPRD Kabupaten Belitung, Vinna Cristin Ferani, menerima audiensi Tim Peneliti Lebah dari IPB University yang berkolaborasi dengan peneliti asal Prancis. Pertemuan hangat tersebut diawali dengan jamuan sarapan bersama menyajikan kuliner khas daerah, Mie Rebus Belitong.
Dalam sesi pemaparan dan diskusi, Guru Besar IPB University, Prof. Rika Raffiudin, menyampaikan bahwa timnya telah menjalankan penelitian khusus mengenai lebah selama kurang lebih tiga tahun di wilayah Kabupaten Belitung dan Belitung Timur. Hasil akhir dari studi ini rencananya akan diserahkan secara resmi kepada Pemerintah Kabupaten Belitung melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Research, dan Inovasi Daerah (Baperida).
Ketua DPRD Belitung, Vinna Cristin Ferani, menyambut positif serta mengapresiasi tinggi konsistensi Prof. Rika dalam bidang riset lebah hingga meraih gelar profesor dan dijuluki sebagai "Bunda Lebah". Politisi PDI Perjuangan sekaligus pengusaha ternama di Belitung ini menegaskan komitmennya untuk mendukung kelancaran kegiatan riset tersebut.
"Kami siap memberikan dukungan penuh, baik dari kapasitas lembaga DPRD maupun secara pribadi, demi kelancaran penelitian ini ke depan," ujar Vinna.
Sementara itu, Dosen Muda IPB lulusan S3 Jepang yang bertindak sebagai fasilitator kerja sama, Hirmas Fuady Putra, mengungkapkan perlunya merealisasikan gagasan *Research and Innovation Center* di Belitung. Pusat inovasi ini diusulkan berfungsi sebagai *base camp*, rumah riset, sarana transit peneliti, tempat penyimpanan instrumen penelitian, sekaligus galeri edukasi.
Mengamini hal tersebut, Prof. Rika menambahkan bahwa Pulau Belitung memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata minat khusus berbasis riset (*research tourism*). Ia juga berharap Pemerintah Daerah dapat mengalokasikan dana pendamping (*sharing fund*) untuk mendukung program riset berkelanjutan di kawasan ini.
Turut hadir mendampingi audiensi, Ketua Yayasan Peduli Masyarakat Belitung, Teguh Trinanda. Ia mengapresiasi kolaborasi internasional IPB dan peneliti Prancis yang dinilainya sangat erat, bahkan berhasil menciptakan lagu khusus tentang lebah yang terinspirasi selama berada di Belitong.
Sinergi riset ini diharapkan tidak hanya menghasilkan kajian ilmiah, tetapi juga dapat diimplementasikan menjadi penguat sektor pariwisata daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung pelestarian lingkungan hidup di Belitung secara berkelanjutan.
