Iklan
SCROLL TO CONTINUE
Mode Gelap
Breaking News Memuat berita...
Iklan

Momen HUT ke-81 RI: Kibarkan Merah Putih di Puncak Gunong Tajam, Waka I Pokja Wartawan Beltim Pertegas Peran Pers Mengawal Bangsa

BELITUNG TIMUR, Penababel.web.id — Dalam rangka memeringati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Wakil Ketua I Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Belitung Timur, Vitoy, melakukan aksi reflektif dengan mengibarkan bendera Merah Putih di puncak Gunong Tajam, titik tertinggi di Pulau Belitung.

Aksi pendakian yang menembus jalur terjal dataran tinggi Belitung tersebut bukan sekadar seremoni fisik, melainkan simbolisasi komitmen para insan pers dalam menjaga martabat, kedaulatan informasi, serta semangat pantang menyerah di tengah dinamika pembangunan daerah.

Tiba di puncak tertinggi, Vitoy mengibarkan Sang Saka Merah Putih dengan hidmat diiringi bentangan alam Belitung yang asri dari ketinggian.

Dalam kesempatan tersebut, Vitoy menyampaikan pesan mendalam terkait makna kemerdekaan bagi dunia jurnalistik dan masyarakat Belitung Timur secara luas.

"Pengibaran bendera Merah Putih di titik tertinggi Pulau Belitung ini adalah bentuk penghormatan kami kepada para pahlawan bangsa. Dari puncak Gunong Tajam, kita diingatkan bahwa untuk mencapai sesuatu yang bernilai tinggi membutuhkan perjuangan, konsistensi, dan ketangguhan.

Bagi kami di Pokja Wartawan Belitung Timur, semangat HUT ke-81 RI ini menjadi pengingat penting akan peran strategis pers. Pers harus tetap berdiri kokoh di garda terdepan sebagai mata, telinga, dan penyambung lidah masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus menyajikan informasi yang edukatif, berimbang, serta mengawal transparansi pembangunan di Belitung Timur demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan berdaulat." Ujar Vitoy, Wakil Ketua I Pokja Wartawan Belitung Timur. 

Inisiatif pengibaran bendera di puncak Gunong Tajam ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak sebagai simbol soliditas dan integritas insan pers Belitung Timur dalam memelihara jiwa nasionalisme di momen bersejarah kemerdekaan Indonesia. (Dedy).

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak

Iklan