Iklan
SCROLL TO CONTINUE
Mode Gelap
Breaking News Memuat berita...
Iklan

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, KSB Kelurahan Parit Ikuti Pelatihan Tanggap Darurat dan Pembuatan SOP di Tanjung Pendam

Tanjung Pandan, — Dalam rangka memperkuat ketahanan masyarakat menghadapi potensi bencana, Kelompok Kampung Siaga Bencana (KSB) Kelurahan Parit mengikuti Pelatihan Tanggap Darurat dan Pembuatan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Kegiatan strategis ini sudah di lakukan dari mulai tanggal 8 di Taman Begalor dan tanggal 10 di tanjung pendam, kegiatan ini juga merupakan bagian dari program Desa Siaga Bencana Kelurahan Parit di hadiri langsung oleh Lurah Parit Vita widiastuti, S.STP dan didukung penuh oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Bangka Belitung melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Acara pelatihan ini digelar di kawasan Pantai Wisata Tanjung Pendam, Kota Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, pada Kamis (10/09/2026).

* Peserta Aktif: Sebanyak 35 orang anggota KSB Kelurahan Parit mengikuti seluruh rangkaian pembekalan secara intensif.
* Fokus Pelatihan: Peningkatan kapasitas teknis tanggap darurat bencana serta penyusunan SOP mitigasi yang terstruktur.
* Dukungan Korporasi: Didanai dan difasilitasi oleh program TJSL PT PLN (Persero) UIW Bangka Belitung.
* Lokasi Pelaksanaan: Pantai Wisata Tanjung Pendam, Tanjung Pandan, Belitung, Kepulauan Bangka Belitung. 

Pelaksanaan program ini mendapat sambutan hangat serta apresiasi tinggi dari para peserta. Ketua KSB Kelurahan Parit, Misran, S.Pd. yang akrab disapa Pak Mude menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian nyata yang diberikan oleh PLN Peduli terhadap keselamatan masyarakat di wilayahnya.

"Pelatihan ini sangat penting bagi kami di lapangan. Dengan adanya pembekalan tanggap darurat serta pemahaman dalam menyusun SOP yang profesional, anggota KSB kini memiliki pedoman yang lebih jelas dan terukur dalam mengambil tindakan cepat saat terjadi bencana,"ungkap Pak Mude.

Melalui kolaborasi antara PLN Peduli dan KSB Kampung Amau ini, diharapkan tercipta ekosistem masyarakat yang tangguh, mandiri, dan sigap dalam memitigasi risiko bencana. Pembentukan SOP yang matang juga memastikan setiap unsur relawan dapat berkoordinasi secara efektif, cepat, dan tepat sasaran demi meminimalisir dampak kerugian di kemudian hari. (Melky).
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak

Iklan