Iklan
SCROLL TO CONTINUE
Mode Gelap
Breaking News Memuat berita...
Iklan

Disaksikan Puluhan Media, Satpolairud Polres Bangka Barat Bongkar Tiga Ponton Selam!! Pemilik Ponton Pastikan Tak Ada Keterlibatan Aipda Gntr!

BANGKA BARAT, Penababel.web.id – Puluhan awak media online yang bertugas di Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, menghadiri langsung kegiatan pembongkaran tiga unit ponton selam di depan SPBN Kampung Tanjung Laut, Limbung, Kecamatan Mentok, Selasa (03/11/2026).

Pembongkaran tersebut dipimpin langsung oleh Kasatpolairud Polres Bangka Barat, Iptu Yudi Lasmono, bersama Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso. Kegiatan itu turut didampingi Kanit Gakkum, Ipda Januar, beserta personel Satpolairud dan personel Humas Polres Bangka Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Iptu Yudi Lasmono menyampaikan bahwa pembongkaran tiga unit ponton selam sengaja dilakukan di hadapan awak media dan para pemilik ponton. Hal ini merupakan bentuk tindak lanjut penanganan terhadap tiga unit ponton selam yang sebelumnya diamankan Satpolairud Polres Bangka Barat pada 27 Oktober 2026 lalu.

"Dengan disaksikannya langsung proses pembongkaran oleh awak media, diharapkan masyarakat dapat mengetahui secara terbuka langkah penanganan yang dilakukan oleh pihak kepolisian," katanya.

Yudi juga menuturkan bahwa pembongkaran tersebut telah mendapatkan persetujuan dari ketiga pemilik ponton.

"Para pemilik tiga ponton juga kami hadirkan dan mereka menyetujui pembongkaran ponton-ponton tersebut tanpa unsur paksaan. Kami juga pastikan dalam pembongkaran ini tidak ada yang namanya atau menjurus ke nilai nominal," tuturnya.

Isu Keterlibatan Oknum Polisi Jadi Sorotan

Terkait isu yang beredar di salah satu media mengenai dugaan keterlibatan oknum anggota kepolisian dalam aktivitas ponton selam tersebut, Yudi mempersilakan awak media untuk mengonfirmasi langsung kepada para pemilik ponton.

"Soal adanya isu yang beredar terkait keterlibatan oknum Ipda Gntr, silakan tanyakan langsung kepada mereka, para pemiliknya! Namun, saya pastikan penindakan pembongkaran ini tidak pandang bulu," tegasnya.

Pernyataan Yudi tersebut turut dibenarkan oleh para pemilik ponton yang hadir dan menyaksikan langsung proses pembongkaran.

"Pembongkaran ini kami sepakati, tanpa unsur paksaan dan tanpa embel-embel nominal. Selain itu, ketiga ponton yang dibongkar merupakan milik kami dan tidak ada yang katanya milik atau binaan oknum aparat kepolisian Aipda Gntr. Jadi, itu semua hoaks," tegas mereka saat diwawancarai awak media.

Polres Bangka Barat Janji Selidiki Dugaan Keterlibatan Oknum

Di sisi lain, Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mengabaikan isu dugaan keterlibatan oknum aparat kepolisian yang beredar di tengah masyarakat.

Menurutnya, dugaan tersebut akan ditindaklanjuti melalui pemeriksaan oleh Propam/Provost Polres Bangka Barat guna memastikan kebenaran informasi yang beredar.

"Terlepas benar atau tidaknya isu tersebut, kami dari Polres Bangka Barat melalui Provost akan menyelidiki lebih lanjut dan kami pastikan pembuktian akan dilakukan secara transparan. Jika benar, maka proses lanjut akan diberlakukan," tegas Bang Yos, sapaan akrabnya.

Dengan demikian, pembongkaran tiga unit ponton selam tersebut menjadi bagian dari penanganan yang dilakukan Satpolairud Polres Bangka Barat. Sementara itu, dugaan keterlibatan oknum aparat yang turut menjadi sorotan publik masih menunggu hasil pemeriksaan internal kepolisian. (Reza Erdiansyah, SH). 

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak

Iklan