Belitung, penababel.web.id - Komunitas pemancing Grup Pancing Joran Sintak GPJS Belitung merasakan sensasi tarikan ikan laut Belitung yang luar biasa. Rombongan GPJS yang mendwalkan menjajal spot-spot andalan di perairan Laskar Pelangi. Keberangkatan pada Sabtu 13 Juni 2026 siang dari Pelabuhan Pasar Ikan Tanjungpandan.
Indra, pendiri sekaligus Ketua GPJS Belitung, mengatakan sensasi tarikan ikan kali ini lebih dari sekadar mancing. “Ini bukan hanya sekadar mancing saja. Kami sudah membuktikan laut Belitung punya potensi besar untuk wisata pancing bahari. Air jernih, karang terjaga, dan populasi ikan predator jadi daya tarik tersendiri,” jelasnya (14/06/26).
Menurut Indra, perairan Belitung sudah lama dikenal angler sebagai “surganya GT”. Giant trevally GT, Barakuda, Kerapu, Ikan Merah dan Tenggiri jadi ikan target utama. Spot yang disambangi meliputi perairan Pulau Lima, Tanjung Kelayang, hingga Pulau Lengkuas. Teknik mancing yang dipakai variatif, jigging, popping, casting, hingga dasaran.
Dimana GPJS menggelar kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian mempromosikan kekayaan laut Belitung. Sekaligus berbagi ilmu soal titik makan ikan dan cara bagaimana menjaga keselamatan. “Pemancing lokal paling paham karakter arus, pasang surut, dan cuaca Belitung. Kolaborasi ini bikin trip lebih aman dan hasilnya maksimal,” tambah Indra.
Selain mendapatkan sambaran ikan bertubi-tubi, kegiatan ini jadi ajang silaturahmi antar anggota GPJS Belitung. Indra mengatakan trip ini sangat luar biasa, semoga dapat memicu lahirnya event mancing skala lebih besar di Belitung ke depan. “Dengan promosi yang tepat, wisata pancing bahari bisa jadi alternatif ekonomi baru masyarakat pesisir tanpa merusak ekosistem laut,” tutup Indra.*(AS).
