Iklan
SCROLL TO CONTINUE
Mode Gelap
Breaking News Memuat berita...
Iklan

Ikon Wisata Religi Dewi Kwan Im Jelitik Diserbu Penambang Ilegal, Kapolres Bangka Wajib Tindak

Sungailiat, Penababel.web.id – Aktivitas tambang timah ilegal di kawasan Dewi Kwan Im Jelitik, Sungailiat, Kabupaten Bangka, kembali menjadi perhatian publik.

Berdasarkan dokumentasi di lapangan, aktifitas pada kawasan APL nampak terlihat kerusakan bentang alam yang cukup serius. Tebing-tebing galian terbentuk, vegetasi rusak, dan lubang-lubang tambang menganga di sejumlah titik. Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan serta membahayakan keselamatan masyarakat di sekitar lokasi.

Aktivitas pertambangan tanpa izin tidak hanya berpotensi merusak ekosistem, tetapi juga dapat mengurangi fungsi lahan negara yang seharusnya dikelola sesuai peraturan perundang-undangan. Karena itu, masyarakat mendesak aparat penegak hukum, pemerintah daerah, serta instansi terkait untuk segera melakukan penertiban, penyelidikan, dan penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab apabila ditemukan adanya pelanggaran.

Kawasan Dewi Kwan Im selama ini dikenal sebagai salah satu ikon wisata religi dan alam di Kabupaten Bangka. Kerusakan yang terus terjadi dikhawatirkan akan mengancam kelestarian kawasan tersebut apabila tidak segera dilakukan tindakan.

Masyarakat berharap negara hadir untuk melindungi aset negara, menjaga lingkungan hidup, dan memastikan seluruh kegiatan pertambangan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Penegakan hukum yang konsisten dinilai penting agar tidak terjadi pembiaran terhadap aktivitas yang berpotensi merugikan negara dan lingkungan.

Berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, setiap kegiatan penambangan wajib memiliki perizinan yang sah. Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat dikenakan sanksi pidana sesuai peraturan perundang-undangan.

Hingga berita ini diterbitkan, tim masih mencari tahu siapa pelaku/pengkordinir pelaku penambangan tersebut dan tim masih berupa melakukan konfirmasi kepada pihak Terkait serta meminta agar pelaku penambangan tersebut di tangkap. (Yan/Tim Red). 

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak

Iklan