Iklan
SCROLL TO CONTINUE
Mode Gelap
Breaking News Memuat berita...
Iklan

Kabar Angin Tak Selaras Dengan Kenyataan! Sumber Jejaring Sebut Bunuy di Panggil Guna Pemeriksaan Namun Pihak Polres Bangka Barat Akui Belum Ada Lakukan Pemeriksaan

Bangka Barat, Penababel.web.id - Publik mungkin masih ingat dengan kasus tiga kampil pasir timah yang berhasil diamankan oleh BKO Polres Bangka Barat pada bulan Juni lalu di belakang mess Dansektor PT Timah Tempilang. Dalam kasus tersebut di pemberitaan dikatakan jika Timah 3 karung tersebut bertuliskan CV BPM, DEMI dan ada no 13nya.

Ketika diselidiki lebih lanjut ternyata arti tulisan tersebut yakni : Timah milik DEMI dengan no ponton/silo 13 merupakan binaan dari CV BPM telah tertangkap tangan hendak menyelundupkan timah keluar penimbangan yang telah ditetapkan oleh PT Timah di kawasan Lampu Merah Tempilang.

Informasi yang dihimpun jejaring media ini menyebutkan barang yang diamankan diduga berkaitan dengan aktivitas yang melibatkan pihak kepanitiaan yang dikenal warga dengan nama Bunuy. Sementara identitas perusahaan atau CV yang diduga terkait masih menunggu hasil penyelidikan aparat penegak hukum.

Sementara itu kabar angin berhembus pada Kamis (30/07/2026), Bunuy telah dipanggil pihak Polres Bangka Barat untuk dimintai keterangan. 

"Pagi bang, info kalau kemarin pada Kamis, Bunuy Tempilang dipanggil kek pihak Reskrim bagian Tipidter Polres Bangka Barat dan kayaknya terkait kasus pertambangan yang timah 3 kampel diamankan oleh BKO Polres Bangka Barat. Tuk memastikannya coba abang cek ke Tipidter atau tanya ke Humasnya," kata sumber jejaring media penababel.web.id dan Tim IMC Group, Jumat (31/07/2026) melalui sambungan selular. 

Sementara itu, tim setelah mendapatkan informasi tersebut mencoba menghubungi Humas Polres Bangka Barat namun tak ada jawaban pasti. 

"Izin bang tuk info itu kita belum mengetahui dan belum termonitor. Sekali lagi maaf bang," jawab Sri Iwan sosok humas yang dekat dengan rekan media ketika dikonfirmasi melalui sambungan selularnya. 

Dilain waktu, selaku Kanit Tipidter Polres Bangka Barat, IPDA Ragil ketika dikonfirmasi menjawab singkat dan padat. 

"Kita belum ada periksa bang," jawabnya. 

Adanya kabar angin tersebut tentunya membuat tim redaksi dan tim IMC Group bertanya-tanya ada apa gerangan sehingga bunuy mendatangi Polres Bangka Barat pada Kamis kemarin. Apakah terkait pemberitaan 3 kampel milik Demi selaku binaan CV BPM yang diamankan oleh BKO Polres Babar pada 9 Juni lalu yang katanya ada keterlibatan kepanitiaan Bunuy? Atau apakah bunuy dipanggil guna pemeriksaan terkait adanya informasi penangkapan  penyalahgunaan BBM di Tambang 21 atau penangkapan terhadap para pelaku  aktifitas tambang ilegal darat di tambang 21 Tempilang pada Tanggal 23 Juli lalu. 

Hingga berita ini diterbitkan tim masih menunggu hak jawab/klarifikasi terkait guna terciptanya Cover Both Side sesuai UU Pers No. 40/1999.

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak

Iklan