Iklan
SCROLL TO CONTINUE
Mode Gelap
Breaking News Memuat berita...
Iklan

Ekonomi Meredup dan BBM Langka, FKAB Jadwalkan Silaturahmi dengan Bupati Belitung

Belitung, Penababel.web.id — Kondisi sosial-ekonomi di Kabupaten Belitung yang kian mengkhawatirkan memicu keprihatinan mendalam dari pemangku adat daerah. Forum Kedukunan Adat Belitung (FKAB) merencanakan agenda silaturahmi dan audiensi khusus bersama Bupati Belitung, H. Djoni Alamsyah Hidayat, S.Sos dalam waktu dekat untuk menyuarakan aspirasi masyarakat yang sedang menghadapi krisis ekonomi.

Sektor pertimahan yang menjadi urat nadi perekonomian lokal saat ini dinilai berada dalam kondisi carut-marut. Ketidakpastian harga serta regulasi tata kelola timah telah berdampak langsung pada daya beli dan mata pencaharian masyarakat bawah. Kondisi ini diperparah oleh permasalahan pasokan dan keterjangkauan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang tak kunjung menentu di wilayah tersebut.

Ketua Forum Kedukunan Adat Belitung (FKAB), Mukti Maharip, menegaskan bahwa para tokoh adat dan dukun kampung di Belitung tidak bisa tinggal diam melihat penderitaan rakyat.

"Kondisi Belitung saat ini sedang tidak baik-baik saja. Ekonomi masyarakat kita lesu, sektor timah sebagai tumpuan hidup rakyat mengalami carut-marut yang luar biasa, ditambah lagi persoalan BBM yang hingga kini statusnya tidak menentu," ujar Mukti Maharip. (06/08/26). 

"Sebagai pemangku adat yang menjaga kearifan lokal dan kedamaian di negeri ini, kami merasakan langsung jeritan hati masyarakat di kampung-kampung. Oleh karena itu, kami merasa perlu untuk duduk bersama dengan Bupati Belitung guna menyampaikan suara murni rakyat dan mencari jalan keluar terbaik demi mengurai benang kusut perekonomian daerah kita," tegasnya.

Melalui rencana silaturahmi ini, Mukti Maharip menyampaikan beberapa harapan besar demi pemulihan dan kesejahteraan Negeri Laskar Pelangi:

* Sinergi Konkret Pemerintah dan Tokoh Adat: Pemerintah Daerah diharapkan dapat mendengarkan masukan dari pemangku adat yang menyerap langsung aspirasi akar rumput.

* Kepastian Pertimahan & Distribusi BBM: Pemerintah segera mengambil langkah strategis serta kebijakan nyata untuk mengurai carut-marut tata niaga timah dan menjamin kestabilan pasokan serta harga BBM bagi masyarakat.

* Kembalinya Kesejahteraan Daerah: Terciptanya keharmonisan, kestabilan ekonomi, dan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat Belitung agar kehidupan ekonomi warga dapat bangkit kembali.

"Harapan kami besar agar silaturahmi nanti menjadi momentum kebangkitan bersama. Kami ingin pemerintah hadir memberikan solusi nyata terhadap krisis timah dan BBM ini. Mari kita jaga Belitung ini agar kembali kondusif, sejahtera, dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakatnya." pungkas Mukti Maharip. 

Hingga berita ini di terbitkan Ketua Forum Kedukunan Adat Belitung (FKAB), Mukti Maharip belum menjadwalkan rencana pasti pertemuan tersebut.

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak

Iklan