Iklan
SCROLL TO CONTINUE
Mode Gelap
Breaking News Memuat berita...
Iklan

KSOP Belitung: Bukan Kapal Hisap Tapi Kapal Floating Crane dari Batam Menuju Muara di Wilayah Kalimantan Timur

TANJUNG PANDAN, Penababel.web.id — Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Tanjung Pandan memberikan tanggapan guna meredam kekhawatiran dan spekulasi warga, khususnya nelayan lokal, terkait keberadaan satu unit kapal hisap yang lego jangkar di perairan sekitarnya.

Isu tersebut sempat memicu keresahan mengingat area perairan tempat kapal tersebut berada merupakan jalur tangkap dan zona mata pencaharian utama nelayan setempat.

Menjawab keresahan publik, Kepala KSOP Kelas IV Tanjungpandan, Bambang Candra, SE., M.M., menegaskan bahwa keberadaan kapal tersebut di perairan Tanjung Pandan murni bukan kapal Hisap melainkan, Kapal floating crane (derek apung) adalah alat berat berupa derek besar yang dipasang di atas ponton atau kapal khusus. Alat ini berfungsi memindahkan muatan berat, bongkar muat kargo curah seperti batu bara ke kapal besar (mother vessel), serta mendukung proyek konstruksi lepas pantai.

bersifat transit sementara dan telah mengikuti prosedur keselamatan pelayaran yang berlaku.

"Kapal Kapal floating crane tersebut sedang dalam alur pelayaran dari Batam menuju muara pantai di wilayah Kalimantan Timur. Keberadaannya di perairan kita bukan untuk melakukan aktivitas operasional tambang atau penambangan, melainkan untuk keperluan darurat, yaitu melakukan pergantian Nakhoda kapal yang sedang mengalami sakit," tegas Bambang Candra, SE., M.M. (16/08/26). 

Ia menambahkan, pihak KSOP Kelas IV Tanjung Pandan telah melakukan pemeriksaan administrative serta pengawasan standar keselamatan pelayaran terhadap kapal tersebut. Proses pergantian awak kapal dilakukan sesuai regulasi maritim demi memastikan keselamatan pelayaran serta kesehatan personel di atas kapal.

KSOP Tanjung Pandan juga mengimbau seluruh masyarakat dan komunitas nelayan lokal untuk tetap tenang serta tidak terpengaruh oleh isu-isu yang belum terverifikasi. Pihak otoritas pelabuhan memastikan akan terus memantau pergerakan kapal tersebut hingga proses pergantian Nakhoda selesai dan kapal melanjutkan pelayarannya menuju pelabuhan tujuan di Kalimantan Timur. (Melky). 

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak

Iklan