Iklan
SCROLL TO CONTINUE
Mode Gelap
Breaking News Memuat berita...
Iklan

Pasca Pembongkaran Tiga Ponton Selam, AKBP Helen Simanjuntak Tegaskan Segera Kosongkan Perairan Laut Tembelok Keranggan

BANGKA BARAT, Penababel.web.id - Pasca pembongkaran tiga unit ponton selam di kawasan SPBN Kampung Tanjung Laut, Limbung, Kecamatan Mentok, Selasa (3/11/2026), Polres Bangka Barat mengeluarkan peringatan tegas kepada seluruh pemilik ponton yang masih bertahan di perairan Tembelok-Keranggan.

Kepolisian meminta seluruh pemilik ponton segera mengosongkan kawasan perairan tersebut dan menarik ponton masing-masing. Imbauan ini sekaligus menjadi peringatan agar tidak ada lagi aktivitas pertambangan laut yang melanggar ketentuan hukum di kawasan tersebut.

Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso menegaskan bahwa seluruh pemilik ponton wajib memperhatikan dan mematuhi imbauan kepolisian.

Pasca pembongkaran tiga ponton ini, kami mengimbau seluruh pemilik ponton yang masih berada di kawasan Tembelok-Keranggan agar segera mengosongkan perairan tersebut. Jangan menunggu sampai dilakukan penindakan kembali. Apabila masih ditemukan ponton yang membandel dan tidak mengindahkan imbauan, akan dilakukan upaya penarikan kembali sesuai ketentuan yang berlaku," tegasnya menyampaikan pesan Kapolres.

Menurutnya, pembongkaran tiga ponton tersebut merupakan bagian dari upaya penertiban yang harus diikuti dengan kepatuhan seluruh pihak. Kepolisian tidak menginginkan ponton-ponton yang telah ditertibkan kembali beroperasi atau aktivitas serupa kembali muncul di kawasan yang sama.

Kapolres juga mengingatkan bahwa perairan Tembelok-Keranggan merupakan ruang bersama yang harus dijaga. Pemanfaatannya tidak boleh dilakukan secara sepihak tanpa memperhatikan aturan hukum maupun kepentingan masyarakat luas.

Polres Bangka Barat berharap peringatan tersebut menjadi perhatian serius seluruh pemilik ponton. Kepatuhan terhadap imbauan kepolisian dinilai penting untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban di kawasan perairan Tembelok-Keranggan.

Masyarakat pun diharapkan turut mendukung upaya penertiban serta melaporkan apabila menemukan aktivitas ponton yang kembali beroperasi dan diduga melanggar ketentuan.

Kini, perhatian publik tertuju pada tindak lanjut peringatan tersebut. Akankah seluruh ponton benar-benar meninggalkan perairan Tembelok-Keranggan, atau justru masih ada yang mencoba bertahan?

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak

Iklan