Iklan
SCROLL TO CONTINUE
Mode Gelap
Breaking News Memuat berita...
Iklan

​Sikap Berang Dirut BUMD Babel di Ruang Kerja Ketua DPRD Menuai Kecaman: Seperti Orang Kesurupan!

Pangkalpinang, penababel.web.id - Tindakan tidak terpuji dan arogan yang dipertontonkan oleh Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Eka Mulya, memicu kecaman keras. Insiden memalukan yang terjadi di Gedung DPRD Babel pada Senin (22/06/2026) ini, langsung menuai reaksi spontan dari politisi senior, Rina Tarol.

​Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, kegaduhan bermula saat Eka Mulya berteriak-teriak histeris di dekat ruang kerja Ketua DPRD Babel. Pejabat publik tersebut meluapkan kemarahannya tanpa alasan yang jelas, hanya karena mempersoalkan mengapa dirinya tidak diundang dalam sebuah agenda kedewanan.

​Mendengar adanya keributan yang mencoreng kesucian lembaga legislatif, Rina Tarol langsung mendatangi sumber suara dan menegur keras tindakan Eka Mulya. Namun, teguran tersebut tampaknya tidak diindahkan.

​Tragisnya, aksi koboi oknum Dirut BUMD ini tidak berhenti di situ. Di tengah berlangsungnya Rapat Paripurna pembahasan Wilayah Pertambangan (WPR) dan tata kelola batu bara, Eka Mulya kembali berulah. Ia diduga melontarkan cacian, hinaan, dan makian yang dialamatkan kepada Direktur Utama Bank Sumsel Babel yang baru, yang saat itu hadir sebagai tamu kehormatan.

​"Ini sangat menyinggung etika dan adab orang Melayu! Gedung DPRD ini adalah marwah tempat rakyat menyampaikan aspirasi, bukan panggung premanisme," tegas Rina Tarol dengan nada geram saat dikonfirmasi terkait insiden tersebut, Senin (22/6).

​Politisi senior yang telah malang melintang di dunia parlemen Babel ini menyayangkan sikap kerdil seorang pejabat publik yang digaji menggunakan uang rakyat (APBD). Menurut Rina, profil seorang direktur BUMD seharusnya mencerminkan kemandirian dan profesionalisme untuk membangun daerah, bukan justru menciptakan kemelut.

​Akibat insiden "kesurupan" di depan para tamu penting kedewanan tersebut, Rina Tarol menegaskan telah mengambil langkah formal dengan melaporkan langsung kelakuan Eka Mulya kepada Gubernur Bangka Belitung.

​Langkah ini diambil karena sikap arogan tersebut dinilai telah merendahkan harkat, martabat, serta nama baik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di mata mitra strategis daerah.

​"Kami meminta kepada Gubernur Bangka Belitung untuk segera melakukan evaluasi total terhadap jabatan, etika, dan adab Eka Mulya selaku Direktur BUMD. Babel tidak butuh pejabat yang tidak tahu tata krama," pungkas Rina Tarol menutup keterangannya secara lugas. (Tim)

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak

Iklan